Garuva Restaurant / Bar terletak di 324 Wickham Street, Fortitude Valley, Brisbane 4000. Letaknya yang strategis di dekat pusat kota dan ditengah2 district club/bar ini bukanlah faktor yang menyebabkan mengapa Garuva tidak pernah sarat pengunjung. Bahkan, letak restoran ini sangat tidak menonjol. Tidak ada papan besar berlampu terang dengan tulisan GARUVA didepannya, pintu masuknya pun kecil, dan gelap. Mudah sekali untuk melewati jalan Wickham Street ini tanpa tahu bahwa restoran ini exists. Garuva menjadi populer dan tempat hangout favorit hanya lewat words of mouth saja. Yuk kita lihat kenapa kok Garuva ini bikin penasaran orang, dan sekali datang bakalan datang lagi sambil rekomen ke- / ngajak teman2nya buat datang :-D

Hari Jumat malam, saya dan adik2 saya datang kesini untuk merayakan ulang tahun teman kami. Setelah berputar2 mencari tempat parkir (maklum akhir pekan), akhirnya dapat juga tempat parkir persis didepan pintu masuknya.

Setelah masuk dari pintu kecil itu, kita tidak langsung melihat meja2 makan, pelayan, gelak tawa pengunjung dsb seperti pada umumnya restoran. Yang kita lihat adalah semacam lorong kecil, dan dikiri kanannya dihiasi tanaman2, pohon palem, sungai kecil, lampu taman yang redup, sekilas seperti mini rainforest. Diujung lorong ini baru ada pintu masuk utamanya. Tapi jangan langsung masuk dulu! Disebelah kanan ada semacam loket dimana kita harus laporan (kalau sudah bikin reservasi sebelumnya), atau laporan berapa orang yang akan bersantap disana malam itu. Malam ini kami semua sudah bikin reservasi, jadi kita langsung deh digiring ke dalam lewat pintu utama itu :D

garuva-entrance.jpg

Begitu sampai didalam.. aih.. apa ini? Didalamnya seperti ruangan besar, dengan “ruangan2″ yg ditutupi oleh kain. Ternyata didalam “ruangan” tsb makannya. Privat dan bebas nyamuk tentunya ;-D. Tapi walaupun kita sudah ada reservasi, kita ngga bisa langsung duduk dan makan nih. Wah wah wah… Ngapain dong? Ternyata…. ada ruangan tersembunyi….. yaitu cocktail barnya Garuva, yang ada diruangan lain.

Begitu masuk cocktail bar-nya, langsung terdengar suara live music yang asik banget. Temanya selalu akustik jazz/blues/R&B. Musik2 yang dimainkan enak2 sekali membuat badan ingin langsung bergoyang. Hiruk pikuk orang yang ngobrol dicampur alunan suara musik tidak terasa mengganggu sama sekali karena suasana cocktail bar yang sangat santai. Lagi2 suasananya redup, dan yang paling asik, disana ada meja2 rendah dan bantal2 besar untuk tempat duduknya. Duh enaknya duduk santai dilantai beralaskan bantal empuk sambil ngobrol, minum dan mendengarkan musik :D

garuva-bar.jpg

Setelah beberapa saat, akhirnya meja kita sudah siap. Masuk deh kita kedalam ruangan yg berdinding kain itu. Tempat duduknya pun seperti lesehan, hanya alasnya cushion empuk. Tema makanan di Garuva ini kebanyakan makanan asia dan india. Makanan pembuka yang kami pesan adalah roti babaganush. Nikmat sekali ngobrol sambil merobek roti yang hangat dan sedikit dilapisi tepung luarnya sambil dicocol2 ke dip babaganush :D

together.jpg

Makanan pun akhirnya tiba. Kami semua pesan makanan sendiri2 tapi saling mencoba satu sama lain. Saya sendiri pesan ikan bakar yang rasanya lumayan gurih, tapi sayang porsinya agak sedikit dan sausnya kurang berani (hanya pakai saus asam manis yang menurut saya agak tawar malahan). Makanan lain yang sempat dicoba adalah lamb curry yang rasanya mendekati gulai kambing. Kambingnya memakai bagian leg lamb yang dimasak beserta tulangnya. Dagingnya empuk sekali sampai bisa ngelupas2 :D Soal rasa, lamb curry ini memang enak, tapi sekali lagi menurut saya, agak kurang berani bumbunya. Ah, mungkin itu karena lidah orang Indonesia yah yang nyoba, lidah yg sudah terbiasa masak apa2 selalu kaya akan bumbu dan rempah2 hehehehe…

fish.jpg lamb-curry.jpg

Lalu ada prawn and pumpkin fritters yang agak mengecewakan. Teksturnya seperti bakwan udang biasa, hanya saja udangnya sama sekali tidak terasa, bahkan tidak ada daging udang sama sekali didalamnya, semuanya sudah dihancurkan jadi satu, seperti makan tepung goreng saja jadinya. Sewaktu baru datang, luarnya garing, tapi setelah beberapa saat cepat sekali lempem dan berminyak jadinya. Sausnya pun hanya seperti cuka berwarna orange dengan tekstur kental. Aih, next time jangan pesen ini lagi deh. Mana porsinya banyak banget lagi yang ini, susah ngabisinnya, hihihi.

bakwan-udang-pumpkin.jpg

Chicken karaagenya nih yang enak. Rasanya mendekati karaage orisinal di restoran2 Jepang, dan bumbunya pun meresap sampai ke gigitan terakhir. Daging ayamnya empuk dan juicy. Yum!

karaage.jpg

Yg sempat saya coba lagi adalah creamy chicken with rice. Rasa creamy chicken ini agak2 mirip dengan chicken ragout, atau mungkin seperti Putengeschnetzeltes di Jerman. Hmmmm… it was OK menurut saya.. nothing special :D Maaf ya koki Garuva, hehehehe.

creamy-chicken.jpg

Kesimpulannya, menurut saya, kalau mau makan yang benar2 enak dan otentik, Garuva ini bukan tempat yang tepat. Garuva didatangi banyak orang karena atmosfirnya dan konsepnya yang unik, sehingga menjadikan tempat ini tempat yang asik untuk catching up with friends dan bersantai sehabis kerja saat Jumat malam. Lagipula, harga makanannya yang dipatok rata seharga $17.50 / porsi (apapun jenis makanannya) cukup terjangkau. Kalau habis makan masih mau ngobrol2, bisa masuk ke cocktail bar-nya lagi dan membuat pilihan dari jenis2 cocktailnya yg bervariasi (non alcoholic cocktail juga tersedia). Ada nama cocktail yang lucu disini, “Jamacian Me Crazy”, lah.. kok Jamacian sih? Bukannya Jamaican.. Salah tulis kali? Ternyata engga… namanya beneran Jamacian Me Crazy… Jadi kalo dibaca gaya2 org Jamaica gitu, kedengerannya kayak “(j)ye (you) makien’ (making) me crazy” alias you’re making me crazy, hihihihi… Tapi sayang kita ngga nyoba yang ini soalnya udah kenyang sih abis makan.

Oh iya, kita sempet pesan dessert dan makan rame2, kue coklat yang sangat rich dan padat teksturnya dengan hazelnut didalamnya, dengan saus chocolate fudge, 3 scoops es krim dan whipped cream. Yuuuummm :D

dessert.jpg

Garuva ini buka 7 nights a week untuk makan (dari jam 6 pm sampai 12 midnight). Cocktail Bar-nya buka hari Jumat dan Sabtu malam saja jam 5.30 pm sampai jam 2 pagi. Kalau untuk hari Minggu - Kamis, tidak ada time restriction untuk makan. Tapi kalau hari Jumat dan Sabtu malam, ada restriction dikarenakan banyak pengunjung. Jam buka yang dari 6 pm - 12 midnight itu dibagi menjadi dua sittings. Sitting pertama yaitu jam 6 sampai jam 8 pm (dibatasi 2 jam saja). Sitting ini cocok untuk yang udah kelaparan, karena mereka bisa makan dulu, dan sesudahnya bisa ngobrol2 di bar-nya kalau masih mau. Sitting kedua yaitu jam 8, tapi kebanyakan sih walaupun kita buat reservasi jam 8, baru dapat duduknya masih 45 menit sesudahnya (seperti contohnya kita). Tapi ngga apa2 sih, karena sitting kedua cocok untuk pengunjung2 yang ngga terlalu lapar, tapi bisa dapat lebih banyak waktu untuk ngobrol2 sambil makan (sampai restonya tutup).

All in all, menurut saya tempat ini pantas mendapatkan nilai rata2 7.5 dari 10, untuk atmosfir, harga, rasa dan pelayanannya :-)

Visit Garuva’s Website here.

Sejak dulu, gue udah jadi penggemar tiramisu. Sering banget kalo lagi pergi ke cafe, atau ke toko2 kue, pertama yang diliat dulu adalah tiramisunya… gimana penampakannya, gimana rasanya. Di tempat gue tinggal sekarang, jarang sekali atau hampir ngga ada tiramisu yang gue coba, yang mendekati rasa tiramisu jaman dahulu kala yang pernah gue makan di Jakarta (maap, lupa belinya dimana, udah lama banget).

Akhirnya, berhubung belakangan ini gue lagi menekuni hobi baru bikin2 dessert dan baking kue, gue tergerak untuk nyoba bikin tiramisu sendiri. Resep yang jadi sasaran gue kali ini adalah resep dari NCC (ada di website For The Love of Baking). Agak2 dimodifikasi sedikit, dan hasilnya…. hmmmmmmm….. Tira mi sù! (Pick me up dalam bahasa Italia).

tiramisu2.jpg

BAHAN A:

- 250 gram keju mascarpone (bisa juga ditambah 300-350 gram kalau mau lebih cheesy)
- 300 ml whipped cream cair
- 100 gram castor sugar (kalau ngga mau terlalu manis bisa dikurangi jadi 75-80 gram saja)
- 1/2 sdt essence vanili
- 4 butir kuning telur
- 50 gr castor sugar lagi

BAHAN B:

- 2 sdm kopi instan, cairkan dengan 150 ml air hangat (kalau mau lebih kuat rasa kopinya, pakai espresso. Gue pake Nescafe espresso instant)
- 1 sdm gula pasir
- 150 ml rum / kahlua (bila suka)
- 20 buah sponge ladyfingers (gue pakai 500 gr lady fingers. Kalau bisa pakai lady fingers Savoiardi, karena kalau pakai yg lain, kemampuan serapnya agak beda).

Garnish: whipped cream, dan chocolate powder

———————————————————

CARA MEMBUAT:

1. Diamkan keju mascarpone di suhu ruang.
2. Kocok whipped cream dan 100 gr gula kaster sampai kaku, lalu masukan ke lemari es.
3. Kocok kuning telur, 50 gr gula kaster, dan vanili esens sampai kental. Lalu kocok tim (mangkok tempat mengocok dimasukan ke panci/wajan berisi air panas, sambil terus dikocok), sampai hangat, lalu keluarkan dari air, kocok terus sampai dingin.
4. Masukan keju mascarpone ke kocokan cream+gula (nomor 2)
5. Masukan nomor 4 ke nomor 3
6. Siapkan sirup kopi: campur gula, air, kopi/espresso, dan rum. Sisihkan.

CARA MENYUSUN:

1. Susun lady finger didalam pinggan pyrex (atau loyang bongpas)
2. Percikan sirup kopi ke lady finger pakai kuas sampai seluruh bagian lady fingers menyerap sirup kopi tsb.
** Langkah ini bisa juga dilakukan dengan cara… tuang sirup kopi di wadah yg rata. Lalu masukan ladyfinger (bagian yg tidak bergula) ke dalam sirup kopi, jangan lama2 karena nanti hancur (diletakan dan langsung diangkat lagi), lalu letakan ladyfinger yg sudah menyerap sirup tadi ke pinggan pyrex, dengan sisi bergula yg dibawah).

3. Tuang adonan keju dan ratakan
4. Ulangi lagi langkah 1 - 3
5. Hias dengan whipped cream dan bubuk coklat
6. Simpan di kulkas sekurang2nya selama 4 jam sebelum dihidangkan

Puding coklat favorit anak-anak di rumah nih … rasanya lembut membelai lidah dan tentunya nyoklat banget dong hehehehe … sepertinya apa-apa yang mengandung coklat selalu laku deh di rumah ;)

Free Image Hosting at www.ImageShack.us

Bahan:

600 ml susu cair
25 g cokelat bubuk
100 g cokelat masak pekat, cincang
100 g gula pasir
1 bungkus (7 g) agar-agar bubuk putih
2 kuning telur ayam, kocok

Saus:

500 ml susu cair
100 g gula pasir
50 g cokelat masak pekat, cincang
1 sdm kopi bubuk instan
1 kuning telur ayam, kocok
1 sdm tepung maizena, larutkan dengan sedikit air

Cara membuat:

• Taruh susu, cokelat bubuk, cokelat masak, gula, dan agar-agar dalam panci.
• Jerangkan di atas api sedang sambil aduk-aduk hingga cokelat larut dan susu mendidih. Kecilkan api.
• Ambil sedikit adonan panas, campur dengan kuning telur hingga rata.
• Tuangkan kembali ke dalam adonan susu. Masak hingga mendidih. Angkat.
• Aduk-aduk hingga uapnya hilang. Tuangkan ke dalam cetakan bervolume 125 ml yang sudah dibasahi air matang. Biarkan hingga dingin.
• Simpan dalam lemari es hingga saat disajikan.
• Sajikan puding dengan sausnya.

Saus:

• Rebus susu, gula, cokelat, dan kopi hingga mendidih.
• Ambil sedikit adonan panas, campur dengan kuning telur, aduk rata. Tuangkan kembali ke dalam adonan susu.
• Tuangi larutan maizena, aduk-aduk hingga kental. Angkat dan dinginkan.

Untuk 6 buah

Sumber : detikfood

Resep ini didapat melalui milis NCC, resep andalan teh uceu. Karena penasaran, kemaren ini cobain deh bikin untuk kado seorang teman yg sedang ultah, dengan sedikit modifikasi di bagian gula dan caramel syrup-nya karena ga terlalu doyan manis. Rasa ganache-nya ga terlalu nyoklat, tetep enak karena ada perpaduan dengan rasa dan aroma caramel dalam setiap gigitannya hehehehe … ;)

Free Image Hosting at www.ImageShack.us

Bahan :

10 btr telur
150 gr gula (dikurangi >> 120 gr)
1 sdm emulsifier (optional)
140 gr terigu
60 gr cocoa powder
75 gr dark cooking chocolate [DCC]
100 gr margarine

Cara membuat :

1. panaskan margarine sampai mencair, masukan DCC, aduk rata, dinginkan, sisihkan
2. kocok telur dan gula sampai putih mengembang - sambil tambahkan emulsifier
3. masukkan tepung terigu kedalam adonan
4. tambahkan kedalam adonan campuran margarine dan DCC, aduk rata.
5. masukkan adonan kedalam loyang yang telah dialasi kertas roti (loyang ukuran 24 x 24)
6. Oven dengan suhu kurang lebih 170 C, hingga matang.
8. Keluarkan dari loyang, dinginkan.

Chocolate Ganache

500 ml Fresh Cream
500 gr DCC
75 gr Butter

Cara membuat :

1. panaskan fresh cream dengan api kecil, matikan api.
2. masukan DCC (iris kasar) dan butter aduk rata.
3. dinginkan dan siap untuk dipergunakan.

Caramel syrup

100 gr Gula
50 ml air 1
100 ml air 2 (aku tambah lagi jadi 200 ml)

cara membuat :
1. Panaskan gula dengan air 1 diatas api (masak sampai menjadi caramel)
2. tambahkan air 2 kedalam campuran caramel tersebut, masak dan aduk sampai caramel mencair dan tercampur rata, matikan api, dinginkan

Cara penyajian :

1. siapkan cake, belah menjadi 2 bagian.
2. siram ke dua bagian cake tersebut dengan mempergunakan caramel syrup.
3. olesi bagian tengah cake dengan menggunakan ganache dengan ketebalan kurang lebih 1 cm.
4. tutup dengan setengah bagian lagi.
5. hias bagian atas cake dengan mempergunakan ganache, buah dan chocolate modeling sesuai selera anda :)

Bahan:

ayam tanpa tulang, dipotong kecil-kecil
wortel, dipotong panjang
bawang bombay
nanas, dipotong kotak-kotak
tepung tapioka secukupnya

Bahan rendaman:

kecap asin sedikit
merica
garam
tepung kanji/tapioka sedikit aja

Bahan saus:

bawang putih
saus tomat botolan
saus cabe botolan (kalo suka pedas)
cuka
garam
gula
tepung tapioka/maizena

Cara:

rendam potongan ayam dalam saus rendaman selama 15 menit. gulirkan ayam dalam tepung tapioka, goreng dalam minyak panas sampe matang. angkat.

Untuk saus:

campur saos tomat, cuka, air dalam mangkok.
tumis bawang putih, bawang bombai, wortel dengan sedikit minyak. masukkan campuran saus, aduk2 hingga mendidih. tambahkan garam dan gula sesuai selera. kentalkan dengan tepung yg sudah dilarutkan dengan sedikit air dingin.
Masukkan gorengan ayam, aduk2 sebentar.
Masukkan potongan nanas. Sajikan.

Beberapa waktu belakangan ini sushi memang go international sekali. Bahkan di propinsi Bavaria di Jerman Selatan pun udah ada tempat buat menikmati si sticky rice lezat ala Jepang kesukaan kita semua. Salah satunya adalah Kyoto Running Sushi Bar yang terletak strategis di pusat kota mahasiswa nan cantik, Regensburg.

krsb-regensburg

Rasa sushinya pun cukup autentis. KRSB menghidangkan beberapa jenis sushi standard seperti california roll, futomaki, nigiri salmon, nigiri toro, salmon roll, to name a few. Yang sedikit merupakan interpretasi “terlalu bebas” untuk sebuah restoran jepang adalah penyajian mie goreng, sate ayam, cumi goreng dan udang goreng tepung (yang bentuknya berbeda dibanding dengan tempura) dan untuk dessertnya pisang goreng pake madu, yang pada dasarnya udah gak masuk golongan sushi lagi sebenernya.

Ambience nya di KRSB ini casual dan tersedia beberapa meja untuk empat orang yang letaknya langsung di jalur ban berjalannya. Untuk yang mau pesan ala carte bisa memilih meja by the window tanpa akses ke ban berjalan. Pelayan2-nya semua datang dari Asia, walaupun sepertinya kebanyakan dari Thailand. Kurang jelas apakah kokinya orang Jepang asli.

Price range KRSB ini adalah sesuatu yang pas buat kocek mahasiswa (mahasiswa di Jerman tapinya :-)). Paket all-you-can-eat nya (minum belum termasuk) berkisar antara 10 EUR - 20 EUR untuk satu orang, tergantung jam dan hari kunjungan. Worth the price, terutama dengan service yang cukup memuaskan dari para pelayan manis nan ramah.

Puding ini di Thailand biasa disebut Wun Ma Prao .. lembut membelai lidah, cenderung agak lembek teksturnya, biasanya dimakan langsung dengan disendoki tanpa dipotong2 lagi. Enak disantap saat udara panas .. jadinya kan dingin-dingin membelai lidah hehehehe …

Bahan2nya sih mudah didapat dan mudah dibuat pula…. cobain deh buat santapan sore hari yg panas, oh iya … biasanya di warung2 thailand sih langsung dibeku-in di dalem buah kelapa mudanya lho .. jadi jangan buang batoknya ya kalo udah dikerok daging kelapanya .. hehehe ..

Free Image Hosting at www.ImageShack.us

Bahan

1 bks Agar2 (asumsi: agar2 Indo ala Swallow Globe/ Sriti/ ….)

air kelapa muda yg manis dari 4 kelapa muda

tambahkan air putih biasa sampai jumlah air nya jadi 1400 cc (kan aturan di bungkus agar2 itu 900 cc air utk 1 bks agar2, biar lunak kita bikin 1400 cc airnya)

4 kelapa muda, dibuka atasnya, lalu dikerok dagingnya

gula sesuai selera (cicip dulu karena air kelapa nya jg sudah manis)

1/2 sdt garam (atau sesuai selera, biar gurih aja)

CARA MEMBUAT

1. Kerok daging kelapa muda, biasanya aku campur dulu di mangkok biar homogen, trus dibagi 4 lagi, dimasukkan ke dalam kelapa nya

2. Masak agar2 + air kelapa sampai keluar uap nya (hampir mendidih)

3. Tambahkan garam dan gula secukupnya, cicip

4. Biarkan sampai mendidih, angkat, tuangkan ke dalam kelapa, dinginkan

5. Masukkan ke lemari es, keluarkan saat akan disajikan

Dari duluuu banget udah sering banget bikin banana cake secara my bf doyan banget. Tapi hasilnya tuh cuma enak pas hari pertama aja, stelahnya agak seret dimakan. trus iseng googling resep baru dan cobain.. ternyata enaaakkk banget… dan sejak itu gak pernah ganti resep lagi. dan kalo kata org rumah “the best banana cake ever..”
dapet resepnya dr sini.

bananacake.jpg

Preheat the oven to 350F (180C). Grease the bottom of two round layer cake pans, one large bundt pan, or two-dozen large muffin cups.

Beat together:

2/3 cup soft margarine or butter
1¼ cups packed brown sugar
2 eggs
1 tsp vanilla

until very light and fluffy.

Sift together separately:
2 cups flour
2 tsp baking powder
1 tsp baking soda
½ tsp salt

and add alternately to the egg mixture with:

½ cup buttermilk or sour milk (substitute 1 tbsp vinegar and plain milk)
3 mashed very ripe bananas

Pour and spread in the prepared pans and bake for 25 to 35 minutes (layer cake pans), 35 to 40 minutes (bundt pan) or 15 to 20 minutes (muffins), or until centres are set. Cool five minutes then run a knife around the edges and invert. Optionally, when cold, frost or glaze with a topping of your choice.

PS: Kalo gw bikin kue ini.. telornya selalu diganti jadi 1 telur + 2 kuning telur. hasilnya lbh empuk dan pisangnya sengaja gue inepin sampe kulitnya udah berubah jd coklat gitu .

Resep ini diambil dari Australian Women’s Weekly, dan agak2 gue ubah2 dikit sesuai selera :D

000_13551.jpg

BAHAN2 UTAMA

- 1 sdt minyak sayur *)
- 225 gr lasagna kering *)
- 2 liter air untuk merebus *)
- 1/2 sdt garam *)
- 200 gram bayam **)
- 100 gram keju cheddar parut untuk taburan
- 50 gr keju parmesan parut untuk taburan ***)

*) minyak sayur, air dan garam dipakai kalau lasagna-nya direbus dulu sebelum disusun di pinggan. Rebusnya jangan sampai lembek yah, al dente aja, atau setengah matang juga oke. Kalau gue pake instant lasagna sheets yang ngga perlu direbus dulu, jadi kering2 langsung bisa disusun di pinggan, hasilnya sama enaknya.

**) Kalau pakai bayam segar, diambil daunnya, direbus dan dipotong/dicincang. Bisa juga pakai frozen spinach. Sebelum disusun di pinggan, peras dulu sampai airnya keluar semua dari bayamnya.

***) Keju parmesan jangan pakai yg bubuk2 itu. Kalau bisa beli parmesan segar di bagian lemari dinginnya supermarket, lalu diparut sendiri, atau ada juga yg udah dijual paketan dan sudah diparut.

BAHAN SAUS DAGING:

- 1 sdt garam
- 1 sdt lada
- 1 sdt oregano kering
- 1 siung bawang putih, cincang halus
- 100 gr bawang bombay, cincang halus
- 1/2 sdt basil kering
- 1/2 sdt gula
- 100 ml air
- 170 gr tomat pasta
- 500 gram tomat, kupas, cincang (pakai yg kalengan juga boleh, lebih bagus lagi kalau yg sudah ada aroma garlic dan basil, jadi ngga usah repot2 beli basil lagi -kalo pas kebetulan dirumah ngga ada basil-)
- 2 sdm mentega
- 500 gram daging sapi cincang

BAHAN SAUS KEJU:

- 1/2 sdt garam
- 1/2 sdt lada bubuk
- 1/4 sdt pala bubuk
- 125 gr keju cheddar parut
- 150 ml krim cair
- 600 ml susu cair
- 75 gram mentega
- 75 gram tepung terigu

CARA MEMBUAT:

1. Rebus lasagna dengan air mendidih, masukan garam dan minyak, sampai al dente, angkat, rendam air dingin sebentar, tiriskan (kalau pake lasagna instan, langkah ini bisa diskip).

2. Buat saus daging: lumerkan mentega, masukan bawang bombay dan bawang putih hingga harum, lalu masukan daging cincang. Kemudian masukan tomat, tomat pasta, air, oregano, basil, garam, lada dan gula. Aduk2 sampai rata dan kental. Sisihkan.

3. Buat saus keju: lumerkan mentega, masukan tepung terigu, aduk2 sampai rata. Kemudian masukan susu, krim, aduk2 sampai rata, masukan keju, pala bubuk, lada, garam. Aduk2 lagi sampai rata. Sisihkan.

4. Olesi pinggan dengan mentega (ukuran 28×18x6), gue pakenya sih agak gedean dikit abisnya ngga punya yg persis ukuran itu, ngga papa.

5. Susun lasagna di dasar pinggan, lalu susun 1/3 bayam, 1/3 saus daging, 1/3 saus keju. Ulangi sampai semua bahan abis :D

6. Taburi keju parmesan dan cheddar diatasnya.

7. Panggang dengan suhu 180°C sampai matang dan keju kecoklatan.

pudding-busa-buah.JPG

BAHAN:

- 400 ml susu cair
- 1 bks agar2 warna putih (7 gram)
- 2 putih telur ayam
- 200 gr fruit cocktail kalengan, tiriskan
- plus 250 gr fruit cocktail untuk pelengkap

CARA MEMBUAT:

1. Masak susu, gula dan agar2 sampai mendidih, lalu angkat dan sisihkan.
2. Kocok putih telur sampai kaku
3. Masukan nomor 1 (susu + gula + agar2) ke dalam putih telur, sedikit demi sedikit sambil diaduk2 hingga rata (ngga usah pake mixer, pakai sendok/spatula aja ngga apa2, yg penting rata).
4. Masukan fruit cocktail yg sudah ditiriskan
5. Tuang ke dalam cetakan yg disukai (kalau di foto ini gue cuman pake mangkok2 kecil biasa bentuk apel gitu, hihihi).
6. Tunggu sampai dingin, hidangkan dengan fruit cocktail (kalo gue ga pake pelengkap apa2, makannya gitu ajah juga udah enak :D)

« Previous PageNext Page »